MEMBANGUN KAWASAN ASRI (AGAMIS SINERGI RAMAH LINGKUNGAN DAN INOVATIF)

Showing posts with label INFO KEGIATAN. Show all posts
Showing posts with label INFO KEGIATAN. Show all posts

Thursday, 2 August 2012

465 peserta Ikuti MTQ Tingkat Kabupaten Gresik

pelepasan balon keudara, simbol pembukaan MTQ ke XXV
 29 Jun 2012
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) atau lomba membaca Al-Quran dengan lagu tingkat Kabupaten Gresik, yang digelar di Kecamatan Menganti diikuti sebanyak 465 peserta. yang berasal dari 17 kecamatan dari total 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik minus Kecatan Tambak yang tidak dapat mengirimkan peserta dalam kegiatan ini.
Sedianya MTQ digelar hingga 1 Juli 2012, dan melombakan tujuh cabang, di antaranya Musabaqoh Tilawatil Qur'an, Musabaqoh Fatmil Qur'an, Musabaqoh Sarkhil Qur'an, serta satu cabang baru yakni Musabaqoh Makalah Ilmiah Qur'an.
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto yang membuka acara itu mengatakan, MTQ yang ke 25 digelar oleh Pemkab Gresik itu bertujuan mencetak kafilah terbaik, sehingga akan mewakili Provinsi Jatim di ajang MTQ Nasional, perlu diketahui bahwa Pada MTQ Nasional XXIV di Ambon kemarin, Gresik mengirimkan tiga kafilah untuk memperkuat tim Provinsi Jawa Timur.
Bupati dan Wabup mengunjungi stan Produk unggulan Kec. Kebomas

Dari hasil seleksi ini kafilah yang terpilih diikutkan seleksi tingkat provinsi, sehingga ke depan akan diikutkan dalam ajang MTQ tingkat nasional.

Pembukaan acara ini diwarnai dengan pawai yang diikuti seluruh kafilah serta sejumlah pendukung kafilah yang menaiki kendaraan hias.Selain itu, beberapa lembaga pendidikan agama yang ada di Kabupaten Gresik juga memberikan dukungan dengan menyumbangkan kendaraan hias serta atraksi drum band.

Read more »

Friday, 29 June 2012

KEPALA DESA, UJUNG TOMBAK PELAYANAN PERTANAHAN Mei-08-2012


KEPALA DESA, UJUNG TOMBAK PELAYANAN PERTANAHAN

Mei-08-2012

Banyaknya potensi masalah berkaitan dengan tanah, menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Kebomas. Sehingga dalam kesempatan konferensi yang diagendakan tiap bulan tersebut Pemerintah Kecamatan Kebomas mengambil tema masalah pertanahan sebagai bahan kajian dengan menghadirkan bapak anis Muhammmad S.H. M.H untuk memberikan arahan kepada Kepala desa/lurah sebagai ujung tombak pelayanan public yang memiliki peranan penting dalam mensukseskan program-program pemerintah dan sekaligus pengemban amanat UUD 1945 dan peraturan-peraturan yang ada dan dibuat sebagai acuan dalam kegiatan pelayanan public lainya.

Read more »

Tuesday, 26 June 2012

PENDEKATAN PREENTIF MUSPIKA KECAMATAN KEBOMAS DALAM MENANGGULANGI TINDAK ASUSILA

Langkah-langkah strategis dalam melakukan pencegahan terhadap kegiatan yang mengarah pada tindakan asusila di Kecamatan Kebomas sesuai dengan amanat Perda Kabupaten Gresik No. 07 Tahun 2002 junto No. 22 Tahun 2004 tentang pelarangan pelacuran, Perda nomor 19 Tahun 2004 tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten Gresik Nomor 15 tahun 2002 tentang larangan peredaran minuman keras serta ditambahkan dengan Perda tentang ketertiban umum No. 25 Tahun 2004 sebelumnya dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan seluruh jajaran Muspika, Penjaringan aspirasi melalui dialog yang diagendakan bersama dengan seluruh tokoh masyarakat di Kecamatan Kebomas yang dimoderatori langsung oleh Abdul Hakam selaku Camat Kebomas dijadikan sebagai dasar dalam menentukan langkah-langkah penertiban dengan mempertimbangkan seluruh dampak sosial yang akan dan berpotensi muncul dalam kegiatan tersebut.

Read more »

Thursday, 14 June 2012

DIALOG WARGA PASCA AKSI PELAKSANAAN PROYEK REVITALISASI (PENATAAN KAWASAN MAKAM SUNAN GIRI)

Pada tahun 2011 sudah disusun proses pelaksanaan proyek revitalisasi dengan terlebih dulu melakukan koordinasi dengan DP3 selaku badan terkait masalah kepurbakalaan diawali dengan penentuan Zonasi pelaksanaan proyek sesuai ketentuan pelaksanaan diluar Zona 1 Kawasan situs Sunan Giri.

Read more »

Wednesday, 13 June 2012

MERESPON KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH, MEWUJUDKAN GRESIK BEBAS ASUSILA


Gresik memiliki kekhasan kharakter kewilayahan berupa identitas kesantrian dengan keberpihakan terhadap tradisi religius yang dimiliki. Hal tersebut, mendapat tantangan serius berupa problematika sosial yang terekspose dan bersifat ironi dengan maraknya lokasi-lokasi yang cenderung melakukan kegiatan yang mengarah pada tindakan asusila maupun praktik-praktik prostitusi terselubung dibeberapa tempat dengan modus “warung pangku” (warung kopi dengan fasilitas plus) yang dapat dijumpai bahkan ditempat-tempat strategis termasuk dekat dengan fasilitas tempat ibadah dan fasilitas umum lainya.

Read more »